Lompat ke konten utama
PositiveCrave

Material4 menit baca

Silikon, TPE, dan kenapa label "aman" saja tidak cukup

Tidak semua bahan yang lembut itu sama. Cara membedakan material yang benar-benar aman untuk kontak lama dengan kulit.

Di toko online mana pun, hampir semua produk mengaku "body-safe". Masalahnya, istilah itu tidak diatur. Siapa pun boleh menuliskannya. Jadi mari kita bicara soal bahan, bukan soal label.

Berpori atau tidak

Ini satu-satunya pertanyaan yang paling penting. Bahan berpori seperti TPE, jelly, atau karet murah punya rongga mikroskopis yang bisa menyimpan bakteri — bahkan setelah dicuci. Bahan tidak berpori seperti silikon medical-grade, kaca borosilikat, dan baja tahan karat bisa dibersihkan sampai benar-benar bersih.

  • Silikon medical-grade: tidak berpori, lembut, awet. Semua alat di katalog kami memakai ini.
  • TPE / TPR: lebih murah, berpori, cepat menyerap noda dan bau.
  • Jelly / PVC: sering mengandung ftalat; hindari.

Tanda bahan yang bermasalah

Bau plastik yang tajam saat kotak dibuka, permukaan yang terasa lengket atau berminyak, dan warna yang mudah menempel ke kain. Kalau menemukan salah satunya, jangan dipakai.

Merawat silikon

  • Cuci dengan air hangat dan sabun tanpa pewangi sebelum dan sesudah dipakai.
  • Keringkan dengan diangin-anginkan, bukan dilap tisu yang meninggalkan serat.
  • Simpan terpisah di kantong masing-masing — silikon bisa bereaksi jika saling menempel lama.
  • Jangan memakai pelumas berbahan silikon untuk alat berbahan silikon.

Aturan praktis: kalau ragu dengan bahannya, tanyakan dulu sebelum membeli.